Perampokan di Bank
••
Suatu hari terjadi perampokan di bank. Perampok berteriak kpda semua
orang di bank, "Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup anda
adalah milik anda.". Semua orang di bank kemudian tiarap. Hal ini
disebut "Mind changing concept – Merubah cara berfikir". Semua orang
berhasil merubah cara berfikir dari cara yang biasa menjadi cara
kreatif.
•• Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu
perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, "Yang sopan
mbak ! Ini perampokan bukan perkosaan!" Hal ini disebut "Being
professional – Bertindak professional". Fokus hanya pada pekerjaan
sesuai prosedur yang diberikan. •• Setelah selesai merampok
bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari
universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD,
"Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita." Perampok tua
menjawab, "Dasar bodoh. Uang yang kita rampok banyak, repot
menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai
jumlah uang yang kita rampok." Hal ini disebut "Experience –
Pengalaman". Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari
universitas.
•• Sementara di bank yang dirampok, si manajer
bank berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi
kepala cabang berkata, "Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 miliar untuk
kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok."
Hal ini disebut "Swim with the tide – Ikuti arus". Mengubah situasi
yang sulit menjadi keuntungan pribadi.
•• Kemudian kepala
cabangnya berkata, "Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap
bulan. "Hal ini disebut "Killing boredom – Menghilangkan kebosanan".
Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan anda.
••
Keesokan harinya, berita di TV melaporkan uang 100 Miliar dirampok dari
bank. Perampok menghitung uang rampokan dan perampok sangat murka "Kita
susah payah merampok cuma dapat 20 Miliar, orang bank tanpa usaha dapat
80 M".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar