Rabu, 31 Agustus 2016

Kisah Sumur Usman Bin Affan


DULU, di Madinah, tidak terlalu jauh dari masjid Nabawi, ada sebuah properti sebidang tanah dengan sumur yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Sumur itu dikenal dengan nama : Sumur Ruma (The Well of Ruma) karena dimiliki seorang Yahudi bernama Ruma.
Sang Yahudi menjual air kepada penduduk Madinah, dan setiap hari orang antri untuk membeli airnya. Di waktu waktu tertentu sang Yahudi menaikkan seenaknya harga airnya, dan rakyat Medinahpun terpaksa harus tetap membelinya. karena hanya sumur inilah yang tidak pernah kering.
Melihat kenyataan ini, Rasulullah berkata, "kalau ada yang bisa membeli sumur ini, balasannya adalah Surga". Seorang sahabat nabi bernama Usman bin Affan mendekati sang Yahudi. Usman menawarkan untuk membeli sumurnya. Tentu saja Ruma sang Yahudi menolak. Ini adalah bisnisnya, dan ia mendapat banyak uang dari bisnisnya.

Senin, 15 Agustus 2016

Kisah Erdogan Kecil yang Menolak Sholat Beralas Koran


Erdogan kecil yang berusia 13 tahun belajar di Sekolah Dasar (Ibtidaiyah) bersama anak-anak kota Qasim Pasha dan lulus tahun 1965. 
Kota tersebut terkenal dengan penduduknya yang kuat, temperamen, memiliki aksen yang menjadi kebanggaan dan kehormatan sebagaimana Erdogan merasa terhormat berada di sana. 
Di tempat tersebutlah Erdogan kecil belajar tentang tantangan dan kekuatan yang terlihat dalam setiap pernyataan resminya.