Minggu, 25 November 2012
Kamis, 15 November 2012
Kurikulum SD di Jepang
Contoh kurikulum SD di Jepang. Tidak ada bahasa Inggris. Penekanan utama pada Bahasa Nasional.
Menurut saya, bahasa Indonesia itu sulit. Kemampuan berbahasa yang baik akan mampu mendorong untuk menulis dan berbicara yang baik pula (termasuk kemampuan menyampaikan ekspresi). Bahasa Inggris, bila tidak dihilangkan cukup ekskul.
Kurikulum SD di Jepang juga lebih mementingkan pada seni, belajar ttg kegiatan sehari-hari dan olah raga.
Menurut saya, bahasa Indonesia itu sulit. Kemampuan berbahasa yang baik akan mampu mendorong untuk menulis dan berbicara yang baik pula (termasuk kemampuan menyampaikan ekspresi). Bahasa Inggris, bila tidak dihilangkan cukup ekskul.
Kurikulum SD di Jepang juga lebih mementingkan pada seni, belajar ttg kegiatan sehari-hari dan olah raga.
Curriculum
Kurikulum SD Tahun 2013
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Khairil Anwar mengatakan, dari hasil diskusi yang berkembang di kementerian maka pelajaran di sekolah tingkat dasar akan lebih ditekankan kepada bagaimana membentuk anak yang disiplin, jujur dan bersih.
Sehingga mata pelajaran yang akan diajarkan nantinya di SD ialah pelajaran Agama, Pendidikan Kewarganegaraan (Pkn), Pancasila, Bahasa Indonesia dan Matematika dasar saja.
Sehingga mata pelajaran yang akan diajarkan nantinya di SD ialah pelajaran Agama, Pendidikan Kewarganegaraan (Pkn), Pancasila, Bahasa Indonesia dan Matematika dasar saja.
Namun meski disederhanakan mata pelajaran ini akan disesuaikan dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SKKD). “Jadi misalkan penilaian di pelajaran Agama. Tidak hanya praktek salat saja yang dinilai, namun dinilai juga apakah dia suka menjahili teman atau apakah dia suka mencuri?” katanya di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Senin, 05 November 2012
Nasgitel, Rokok dan Ushul Fiqih
Sekedar sharing coretan lama saya waktu dulu sempat heboh MUI mengeluarkan fatwa haram rokok.. Mohon maaf kalau banyak mengandung "bahasa asing" :))
Siang itu seperti biasa mas Bejo mampir ke wedangan Pak Min Senthung untuk istirahat sebentar sebelum melanjutkan lagi tugasnya melayani para customernya menggunakan becak kesayangannya yang sekarang diparkir persis di depan warung wedangan Pak Min.
Ketika masuk ke wedangan itu, mas Bejo melihat sudah ada beberapa orang yang memang pelanggan loyal wedangan Pak Min. Disitu diantaranya ada pakde Basuki yang lulusan sekolah agama, ada mas Ahmad yang lulusan pesantren kyai marbun, dan ada juga mas Andi yang sarjana komunikasi.
Siang itu seperti biasa mas Bejo mampir ke wedangan Pak Min Senthung untuk istirahat sebentar sebelum melanjutkan lagi tugasnya melayani para customernya menggunakan becak kesayangannya yang sekarang diparkir persis di depan warung wedangan Pak Min.
Ketika masuk ke wedangan itu, mas Bejo melihat sudah ada beberapa orang yang memang pelanggan loyal wedangan Pak Min. Disitu diantaranya ada pakde Basuki yang lulusan sekolah agama, ada mas Ahmad yang lulusan pesantren kyai marbun, dan ada juga mas Andi yang sarjana komunikasi.

